Menggugat Keamanan di Jalan Raya
April 2, 2012
Politisasi versus Harga Keekonomian BBM
April 5, 2012

Anatomi Pengaduan Konsumen Kartu Kredit 2012

Berita Pers

Untuk Pemuatan Segera

 

Jakarta, 03 April 2012, bertempat di Kantor YLKI.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) merupakan lembaga non profit yang diantara fungsinya adalah mengedukasi konsumen dan menfasilitasi penyelesaian pengaduan konsumen. Berdasarkan data pengaduan yang diterima oleh YLKI sepanjang tahun 2011, komoditas perbankan berada diantara 3 pengaduan tertinggi. Salah satu isu terbesar adalah pengaduan kartu kredit.

Kartu kredit telah menjadi kebutuhan di kehidupan masyarakat perkotaan. Kartu kredit membuat transaksi keuangan konsumen menjadi lebih mudah. Informasi dan pengetahuan yang terbatas menjadikan konsumen terjebak dalam berbagai permasalahan terkait kartu kredit.

Berdasarkan temuan itu, maka YLKI mengadakan Press Conference untuk mengumumkan kepada masyarakat terkait Data Pengaduan Kartu Kredit yang telah dikumpulkan yaitu yang bersumber dari :

  • Surat Pembaca (via 6 media cetak, yaitu Koran Tempo, Media Indonesia, Kompas, Suara Pembaruan, Warta Kota dan Bisnis Indonesia) : dengan jumlah pengaduan 78 orang selama periode Januari 2011 – Desember 2011.
  • Bidang Pengaduan YLKI dengan jumlah pengaduan 68 orang selama periode Januari 2011 – Desember 2011.
  • Bulan Pengaduan via Website YLKI dengan jumlah pengaduan 34 orang selama periode 6 Januari 2012 – 6 Februari 2012.

Dari ketiga sumber data diatas, dapat disimpulkan bahwa masalah kartu kredit tertinggi adalah : (1) Tagihan kartu kredit; (2) Informasi dan layanan dari pihak Bank; (3) Kesalahan sistem; (4) Debt Collector; (5) Data Konsumen; (6) Bunga/denda; (7) Pembobolan Kartu Kredit; (8) Pemblokiran; (9) Penutupan kartu kredit yang dipersulit; dan (10) Reschedule.

Masalah-masalah tersebut diwakili oleh 14 Bank Penerbit kartu kredit, yaitu : Bank HSBC, Bank Permata, Bank Citibank, Bank Danamon, Bank BCA, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank ANZ, Bank Mega, Bank BII, Bank UOB Buana, Bank BRI, Bank Standard Chartered dan Bank CIMB Niaga.

Beragamnya masalah kartu kredit ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  1. Konsumen : kurangnya informasi tentang hak dan kewajibannya sebagai pemegang kartu kredit yang bertanggung jawab;
  2. Bank Penerbit Kartu Kredit : minimnya informasi yang disampaikan ke konsumen; sulitnya akses pengaduan kartu kredit;
  3. Bank Indonesia sebagai Regulator : kurangnya sosialisasi kepada masyarakat terkait peraturan Bank Indonesia.

Penyebaran Masalah Kartu Kredit (Surat Pembaca), Periode : Januari 2011 – Desember 2011

NO

BANK

 

MASALAH

 

 

 

JUMLAH

Tagihan

Poin

Debt Collector

Bunga & Denda

SID

Pemblokiran

Informasi & Layanan

Kesalahan sistem

Pembobolan

Pentupan  KK yang dipersulit

Data Konsumen

Re-Schedule

 

%

1

HSBC

4

1

1

3

0

1

8

2

1

1

1

0

23

10

2

Permata

3

0

2

1

0

0

3

0

0

1

0

0

10

5

3

Citibank

11

2

2

1

3

2

15

12

2

4

5

0

59

27

4

Danamon

4

0

1

1

1

0

4

2

0

0

2

0

15

7

5

BCA

9

0

1

5

0

1

8

5

3

0

0

0

32

14

6

BNI

3

0

0

1

0

0

2

3

1

0

1

0

11

5

7

Mandiri

1

0

0

0

1

0

0

1

0

0

0

0

3

1

8

ANZ

3

0

1

0

0

1

2

2

1

1

0

0

11

5

9

Mega

4

1

1

1

1

1

7

2

1

0

1

0

20

9

10

BII

3

0

0

2

0

0

2

1

0

1

0

0

9

4

11

UOB Buana

1

0

1

0

0

0

0

0

0

0

0

1

3

1

12

BRI

2

0

0

0

0

0

1

2

1

0

2

0

8

4

13

Standard Chartered

2

1

1

1

0

0

3

1

0

1

1

0

11

5

14

CIMB Niaga

3

0

0

2

0

0

2

0

0

0

0

0

7

3

 

TOTAL

222

100

Keterangan :

SID : Sistem Informasi Debitur

KK : Kartu Kredit

Penyebaran Masalah Kartu Kredit (Bidang Pengaduan YLKI), Periode : Januari 2011 – Desember 2011

NO

BANK

 

MASALAH

 

 

 

JUMLAH

Tagihan

Poin

Debt Collector

Bunga & Denda

SID

Pemblokiran

Informasi & Layanan

Kesalahan sistem

Pembobolan

Pentupan  KK yang dipersulit

Data Konsumen

Re-Schedule

 

%

1

HSBC

1

0

0

0

0

0

1

0

1

0

0

3

6

9

2

Permata

1

0

1

0

0

0

1

0

0

0

0

0

3

5

3

Citibank

5

0

2

1

0

0

2

2

2

1

0

0

15

22

4

Danamon

1

0

1

0

0

0

1

1

0

0

0

2

6

9

5

BCA

1

0

1

0

0

0

1

0

1

0

0

0

4

6

6

BNI

1

0

0

0

0

0

1

0

0

1

0

0

3

4

7

Mandiri

0

0

0

0

0

0

1

1

0

0

0

3

5

7

8

ANZ

2

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

2

3

9

Mega

3

0

0

0

0

0

1

0

2

1

0

0

7

10

10

BII

1

0

0

0

0

1

0

0

0

0

0

1

3

4

11

UOB Buana

1

0

0

0

0

0

0

0

1

0

0

0

2

3

12

BRI

0

0

0

0

0

0

0

1

0

0

0

1

2

3

13

Standard Chartered

2

0

3

0

0

0

1

0

0

0

0

0

6

9

14

CIMB Niaga

1

0

0

0

0

0

0

0

0

1

0

2

4

6

 

TOTAL

68

100

Keterangan :

SID : Sistem Informasi Debitur

KK : Kartu Kredit

 

 

Penyebaran Masalah Kartu Kredit (Bulan Pengaduan YLKI via Website), Periode : 6 Januari 2012 – 6 Februari 2012

NO

BANK

 

MASALAH

 

 

 

JUMLAH

Tagihan

Poin

Debt Collector

Bunga & Denda

SID

Pemblokiran

Informasi & Layanan

Kesalahan sistem

Pembobolan

Pentupan  KK yang dipersulit

Data Konsumen

Re-Schedule

 

%

1

HSBC

3

0

2

2

1

0

0

0

0

0

1

2

11

10

2

Permata

1

0

0

0

0

0

1

1

0

0

0

1

4

4

3

Citibank

6

0

0

0

0

0

6

3

1

0

0

1

17

16

4

Danamon

1

0

1

0

0

0

1

0

0

0

0

0

3

3

5

BCA

3

0

1

1

0

0

0

0

1

0

1

2

9

8

6

BNI

1

0

0

0

0

0

1

0

1

0

1

0

4

4

7

Mandiri

2

0

1

1

0

0

2

0

0

0

1

1

8

8

8

ANZ

1

0

1

0

0

0

1

0

1

0

1

0

5

5

9

Mega

4

0

1

1

1

1

3

1

1

1

1

0

15

14

10

BII

1

0

0

0

0

0

0

0

1

0

0

0

2

2

11

UOB Buana

4

0

2

0

0

0

1

1

1

1

0

1

11

10

12

BRI

2

0

0

0

0

1

2

0

0

1

0

0

6

6

13

Standard Chartered

3

0

1

1

1

0

2

0

1

0

0

0

9

9

14

CIMB Niaga

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

1

0

1

1

 

TOTAL

105

100

Keterangan :

SID : Sistem Informasi Debitur

KK : Kartu Kredit

 

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi :

Yani Aryanti Putri, 021- 7981858