Kenapa ini penting? Membantu konsumen memilih diet yang sehat

Latar Belakang Kenapa Perlu Global Convention: Diet atau pola makan yang buruk saat ini telah menjadi penyebab kematian dini secara global. 11 juta orang meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan kanker, penyakit jantung, dan diabetes setiap tahunnya

Diet dengan lemak, gula dan garam tinggi, serta rendah sayur dan buah menjadi risiko utama penyakit jantung, stroke, diabetes dan kanker. Penyakit tidak menular ini meningkat sangat cepat, terutama di negara sedang berkembang. Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi berat badan lebih dan obesitas meningkat menjadi 26,3% dibandingkan 21,7% (2010). Prevalensi hipertensi mencapai 25,8%. Stroke 12,1 persen, meningkat dari 8,3 persen (2007).

Data Riskesdas 2013 menunjukkan: – 93,5 persen penduduk di atas 10 tahun kurang mengonsumsi sayuran – 90,5 persen anak usia 10-14 tahun mengonsumsi mie instan lebih dari 1 kali seminggu. 51 persennya mengonsumsi lebih dari 3 kali seminggu – Penduduk di atas 10 tahun mengonsumsi makanan berisiko cukup tinggi: 53 persen makanan manis, 41 persen makanan berlemak, 26 persen makanan asin, serta 77 pesen mengonsumsi bumbu penyedap dan 29 persen kopi

Peningkatan diet yang buruk dan akibatnya obesitas dan penyakit tidak menular dikaitkan dengan peningkatan konsumsi pangan olahan yang seringkali tinggi lemak, garam dan gula. Konsumen memilih pangan olahan karena beberapa alasan: – Pangan olahan seringkali lebih murah dari pangan yang lebih sehat – Ketersediaan pangan olahan meningkat – Marketing pangan olahan yang agresif

Selain konsumsi pangan olahan, konsumen juga cenderung makan makanan yang diolah di luar rumah, seperti jajanan, warung, dan restoran. Makanan ini juga cenderung tinggi lemak, garam, gula.

 

Download (PDF, 269KB)